Senin, 09 Juli 2012

Jenis Jenis Tanah ( Geografi )


1. Tanah Muda(Junevil)
*       Tanah  Aluvial
             Tanah aluvium adalah tanah hasil erosi yang diendapkan di dataran rendah. Ciri-ciri tanah aluvium adalah berwarna kelabu dan subur. Tanah ini cocok untuk tanaman padi, palawija, tebu, kelapa, tembakau, dan buah-buahan. Tanah jenis ini banyak terdapat di Sumatra bagian Timur, Jawa bagian utara, Kalimantan bagian barat dan selatan, serta Papua utara dan selatan.
*      Tanah Regosol
            Regosol merupakan tanah dengan ciri ciri : berbutir kasar, berwarna kelabu sampai kuning dan sedikit berbahan organik. Jenis tanah ini sangat cocok untuk menanam tanaman palawija seperti ketela, jagung dll. Tanah ini banyak terdapat di daerah Sumatera, Jawa, dan Papua.
*      Tanah Litosol
Tanah litosol adalah tanah hasil pelapukan batuan beku dan batuan sedimen yang baru terbentuk sehingga butirannya besar. Ciri-ciri tanah ini yaitu miskin unsur hara dan mineralnya masih terikat pada butiran yang besar. Tanah litosol kurang subur sehingga hanya cocok bagi tanaman-tanaman besar di hutan. Tanah litosol banya terdapat di P. Sumatra, Jawa Tengah dan Timur, Nusa Tenggara, Maluku selatan, dan Papua.
2. Tanah Dewasa (veril)
*       Tanah  Andosol
Jenis tanah mineral yang telah mengalami perkembangan profil, solum agak tebal, warna agak coklat kekelabuan hingga hitam, kandungan organik tinggi, tekstur geluh berdebu, struktur remah, konsistensi gembur dan bersifat licin berminyak (smeary), kadang-kadang berpadas lunak, agak asam, kejenuhan basa tinggi dan daya absorpsi sedang, kelembaban tinggi, permeabilitas sedang dan peka terhadap erosi.Tanah ini berasal dari batuan induk abu atau tuf vulkanik.
*       Tanah Latosol
Latosol, yaitu tanah yang telah mengalami pelapukan intensif, warna tanah tergantung susunan bahan induknya dan keadaan iklim. Latosol merah berasal dari vulkan intermedier, tanah ini subur, dan dimanfaatkan untuk pertanian dan perkebunan. Penyebarannya di seluruh Indonesia, kecuali di Nusa Tenggara dan Maluku Selatan.
*       Tanah Grumosol
Grumusol atau Margalit, terdiri dari beberapa macam; grumusol pada batu kapur, grumusol   pada sedimen tuff, grumusol pada lembah-lembah kaki pegunungan, grumusol endapan aluvial. Kesuburan cukup. dimanfaatkan untuk pertanian padi, dan tebu. Penyebarannya di Madura, Gunung Kidul, Jawa Timur dan Nusa Tenggara.


*       Horizon B
Horizon B sering disebut subsoil. Merupakan zona iluviasi yaitu tempat pengendapanpartikel tanah yang mengalami pencucian dan terlarut dalam air dari horizon A. Lapisansubsoil ini ditandai oleh warnya yang lebih terang.Hal ini disebabkan karena horizon ini bahan bahan organiknya sangat kurang. Bahkan,tidak ada. Itulah sebabnya horizon B merupakan lapisan tanah yang rendah tingkatkesuburannya.
Jenis - jenis horizon B:


*    Horizon B1. Peralihan horizon A ke B dengan ciri dan warna lebih dekat ke horizon B.


*    Horizon B2. Merupakan horizon yang paling memperlihatkan ciri ciri horizon B yaitustruktur padat, tekstur halus, dan berwarna gelap.


*    Horizon B3. Peralihan dari horizon B ke C dengan ciri dan warna lebih dekat ke horizon B.


3. Tanah Tua (senil)

*      Tanah Laterit

Tanah laterit adalah tanah tidak subur yang tadinya subur dan kaya akan unsur hara, namun unsur hara tersebut hilang karena larut dibawa oleh air hujan yang tinggi. Contoh : Kalimantan Barat dan Lampung.
*      Tanah Podzol

         Tanah ini terbentuk akibat pengaruh  curah hujan yang tinggi dan suhu yang rendah. Tanah podzol bercirikan miskin unsur hara, tidak subur, dan berwarna merah sampai kuning. Tanah ini baik untuk tanaman kelapa dan jambu mete. Tanah podzol banyak dijumpai di daerah pegunungan tinggi Sumatra, Jabar, Sulawesi, Maluku, Kalimantan, dan Papua.
4. Tanah Terra Rosa
                Jenis tanah ini memiliki hubungan dengan iklim laut  tengah (miditerania) yang dicirikan dengan musim dingin banyak hujan dan musim panas kering. Tanah ini pertama kali ditemukan dan diselidiki sekitar laut tengah disepanjang pantai Eropa, sepanjang pantai asia barat yang mengitari laut tengah. Selain itu tanah inipun terdapat di Amerika Selatan dan Asia Tenggara (Indonesia, Laos, Filipina). Jenis tanah ini terutama yang merah juga terkenal dengan nama Terra Rossa.
5. Tanah Gambut
                Tanah organosol adalah jenis tanah yang kurang subur untuk bercocok tanam yang merupakan hasil bentukan pelapukan tumbuhan rawa. Contoh : rawa Kalimantan, Papua dan Sumatera.



6. Struktur tanah
*      Berdasarkan Bentuk dan Besarnya
1). Tipe lempeng (platy)
Agregat mempunyai ukuran horizontal lebih besar dari ukuran vertikal dan tipe ini dibedakan atas kelas-kelas:
Sangat tipis, kurang dari 1 mm
Tipis, antara 1-2 mm
Sedang, antara 2-5 mm
Tebal, antara 5-10 mm
Sangat tebal, lebih dari 10mm

2). Tipe Tiang
Ukuran agreat vertikal lebih dari horizontal, bentuknya dibedakan atas tipe prismatik yang ujungnya bersegi dan bertipe kolumner yang ujungnya membulat, dan masing-masing dibedakan lagi menurut kelas-kelas:
Sangat halus, panjangnya kurang dari 10 mm
Halus, antara 10-20 mm
Sedang, antara 20-50 mm
Kasar, antara 50-100 mm
Sangat kasar, lebih dari 100 mm
3). Tipe Gumpal (blockly)

Ukuran agreat vertikal lebih dan horizontal sama besar, bentuknya masih dibedakan berdasarkan ujung-ujungnya atas: gumpal bersudut dan gumpal membulat, dan masih dibedakan menurut besarnya, antara lain:
Sangat halus, kurang dari 5 mm
Halus, 5-10 mm
Sedang, 10-20 mm
Kasar, lebih dari 50 mm

4). Tipe Remah (crumb)                                                                                                                                                         
sss Berbentuk butir-butir tanah yang saling mengikat seperti irisan roti dan didibedakan lagi atas kelas-kelas:
Sangat halus, diameter butir kurang dari 1 mm
Halus, diameter butir 1-2 mm
Sedang, diameter butir 2-5 mm
Kasar, diameter butir 5-10 mm
Sangat kasar, diameter butir lebih dari 10 mm

5). Tipe Granuler
Berbentuk butir lepas-lepas, dibedakan atas kelas-kelas seperti pada tipe remah.

6). Tipe Berbutir Tunggal (single grain)Tidak membentuk agregat tanah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design Downloaded from Free Blogger Templates | free website templates | Free Vector Graphics | Web Design Resources.